PESAN TERAKHIR UNTUK PERI KECIL

ms-adis-pose.jpg

Bintang

‘Kan ku abaikan,
s’gala hasratku,
agar kau pun tenang dengannya
Ku pertaruhkan,
semua ragaku,
demi dirimu bintang


Biarkan ku menggapaimu,
memelukmu,
memanjakanmu
Tidurlah kau di pelukku,
di pelukku,
di pelukku

Biar ku tunda,
s’gala hasratku,
‘tuk miliki dirimu
Kar’na semua,
t’lah tersiratkan,
dirimu ‘
kan milikku

Hingga kau mimpikan aku,
mimpikan kita,
mimpikan kita
Jangan pernah kau terjaga,
dari tidurmu,
di pelukanku

 

 

 

Dari Hati

Andai engkau tahu,
bila menjadi aku, sejuta rasa di hati
Lama t’lah ku pendam,
tapi akan ku coba mengatakan

Ku ingin kau menjadi milikku,
entah bagaimana caranya,
lihatah mataku, untuk memintamu
Ku ingin jalani bersamamu,
coba dengan sepenuh hati,
ku ingin jujur, apa adanya,

dari hati

Kini engkau tahu,
aku menginginkanmu, tapi tak’kan ku paksakan

Dan ku pastikan,
kau belahan hati, bila milikku

Menarilah bersama ku,
dengan bntang-bintang
Sambutlah diri ku,
untuk meme-lukmu

Belahan Jiwa

Lembut belaian kasih mu,
tak’kan terganti,
tak ada yang bisa seperti mu.

Aku disini sendiri,
berteman sepi,

terpisah jarak kau dan aku.

Hanya bayang mu yang menemani.

Kaulah, belahan jiwa ku,
kaulah, curahan hati ku,
kaulah, cahaya hidup ku,
kaulah, segalanya.

Rasa itu mungkin akan,
hadir kembali,
bila kau ada disini.

TEMANILAH AKU LAGI.

TAK’KAN PERNAH TERGANTI,
TAK
ADA YANG BISA,
SEPERTI MU

Kaulah, belahan jiwa ku (x2)

Disatu Bintang Aku Menunggu

Jangan terlalu lama, kau, pergi dariku
Jangan terlalu jauh, kau, dari sisiku

Tak mampu ku menahan, rasa, rindu ini
Cepatlah, kau pulang

Jangan terlalu lama, kau, meninggalkanku
Jangan terlalu jauh, kau, dari pelukku
Tak sanggup ku berpisah, lagi, dari dirimu
Segeralah, kau pulang

Disatu bintang aku menunggu
Mencegatmu menuntaskan rindu
Disatu bintang aku menanti
Menanti engkau datang kembali

Jangan terlalu lama, kau, pergi dariku
Jangan terlalu jauh, kau, dari pelukku
Tak sanggup ku menahan, rasa, rindu ini
Cepatlah, kau pulang

Cinta Ini Membunuhku

Kau membuat, ku berantakan.
Kau membuat, ku tak karuan.
Kau membuat, ku tak berdaya.
Kau menolak ku, acuhkan diri ku.

Bagaimana, caranya untuk,
meruntuhkan, kerasnya hati mu.
Ku sadari, ku tak sempurna,
ku tak seperti, yang kau inginkan.

Kau hancurkan aku dengan sikap mu,
tak sadarkah kau telah menyakiti ku.
Lelah hati ini meyakinkan mu,
cinta ini, membunuh ku.


Lelah hati ini meyakinkan mu,
cinta ini, membunuh ku.

INGATKAH KAMU

Teringat akan masa lalu yang kita lewati
Terasa indah sejuk merasa di dalam sanubari

Walau duka sempat singgah
Hadapi bersama… Bahagia s’lalu dihatiku

Kini hilanglah sudah kisah, tinggal lah kenangan
SAAT DIA DATANG MENGHAMPIRIMU DENGAN SEGALA JANJI
Berikan sudah semua
Atas nama cintanya, Hapuskan cerita kita

INGATKAH KAMU SAAT KITA BERSEDIH
INGATKAH KAMU SAAT KITA BAHAGIA
INGATKAH KAMU JANJI BERSATU
Demi kasih sayang kita berdua
Menempuh hari esok berdua

Curhat

Kasih, dengar ceritaku,
tentang kegalauan hati yang meraja,
mengisi relung hati yang hampa,
pada diriku

Kasih, lihat diriku,
menatap sendu sedih air matamu
,
kau berharap mengakhiri semua,
aku tak mau

 tak ada seorang pun yang tahu,
betapa besar, rasa cintaku
Lihat kesungguhan diriku,
tapi kau tak ‘kan mengerti

Tulusnya cintaku,
tak pernah terbalas olehmu,
kau biarkan hati ini membeku,
kandas cintaku

Tulusnya cintaku,
tak pernah terbalas olehmu,
kau biarkan hati ini membeku,
oh kasihku
Tulusnya cintaku,
tak pernah tersadar olehmu,
kau biarkan kisah kita berlalu,
kandas cintaku

Tak ada seorang pun yang tahu,
tapi kau tak ‘kan mengerti

 

 

Tercipta Untukku

Menatap indahnya senyuman, di wajahmu
Membuat ku terdiam dan, terpaku

Mengerti akan hadirnya cin-ta terindah
Saat kau peluk mesra tubuhku

Banyak kata,
yang tak mampu ku ung-kapkan,
kepada dirimu,

Aku ingin engkau s’lalu,
hadir dan temani aku,
di setiap langkah,
yang meyakiniku,
kau tercipta untukku

s’panjang hidupku

Meski waktu akan mampu,
memanggil s’luruh ragaku
Ku ingin kau tau,
ku s’lalu milikmu,
yang mencintaimu,
s’panjang hidupku

Menjaga Hati

Masih tertinggal,
bayangan mu,
yang telah membekas,
di relung hati ku.

Hujan tanpa henti,
seolah pertanda,
cinta tak disini lagi kau t’lah berpaling.

Biarkan, aku menjaga, perasaan ini
Menjaga, segenap cinta, yang telah kau beri.

Engkau pergi, aku tak ‘kan pergi.
Kau menjauh aku tak ‘
kan jauh.
Sebenarnya, diri ku masih,
mengharapkan mu.

Masih adakah,
cahaya rindu mu,
yang dulu selalu,
cerminkan hati mu.

Aku tak’kan bisa,
menghapus diri mu,
meski ku lihat kini kau diseberang
sana.

Andai akhirnya,
kau tak juga kembali,
aku tetap sendiri,
menjaga hati.

Sejujurnya, diri ku masih,
mengharapkan mu.

 

Janji suci

 

 

dengarkanlah wanita pujaanku
malam ini akan kusampaikan
hasrat suci kepadamu dewiku
dengarkanlah kesungguhan ini

aku ingin mempersuntingmu
tuk yang pertama dan terakhir

jangan kau tolak dan buatku hancur
ku tak akan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini
akulah yang terbaik untukmu

dengarkanlah wanita impianku
malam ini akan kusampaikan
janji suci satu untuk selamanya
dengarkanlah kesungguhan ini

Akulah yang terbaik untukmu

 

Lirih

Kesunyian ini
Lirih ku bernyanyi
Lagu indah untukmu

Aku bernyanyi

Engkaulah cintaku
Cinta dalam hidupku

Bersama rembulan
Aku menangis~
Mengenangmu
S’gala tentangmu
Ku memanggilmu
dalam, hati, ini…

Engkaulah hidupku
Hidup dan matiku
Tanpa dirimu
Aku manangis~
Mengenangmu
S’gala tentangmu
,
ku memanggilmu,
dalam hatiku

Aku bernyanyi
Mengenangmu
S’gala tentangmu
ku memanggilmu, oh…
dalam, hati, ini…

ku memanggilmu
dalam, hati, lirih…

Ku kenang dirimu

 

Cinta ‘kan Membawamu Kembali

Tiba saat mengerti, jerit suara hati
Letih meski mencoba
Melabuhkan rasa yang ada

Mohon tinggal sejenak, lupakanlah waktu
Temani air mataku, teteskan lara
Merajut asa, menjalin mimpi, endapkan sepi-sepi

Cinta ‘kan membawamu,
kembali disini, menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu,
dirimu yang dulu, mencintaiku, apa adanya

Saat dusta mengalir, jujurkanlah hati
Genangkan batin jiwamu, genangkan cinta
Seperti dulu, saat bersama, tak ada keraguan

 

Aku Milikmu

Terdengar lirih bisikanmu,
diantara bayang-bayangmu

Terucap kata cinta, yang dulu tersimpan,
dan tak mau pergi

Sekejap cinta yang terjalin,
dan menjadi sebuah cerita,
yang tak mungkin terlupa, terukir dihati,
dan tak mau pergi…

Mungkinkah kumiliki,
cinta seperti ini lagi
Jangan biarkan aku,
kehilangan dirimu

Coba dengarkanlah sumpahku, (janji suci)
dari hati,
aku cinta kamu…

Jangan dengar kata mereka,
yang tak ingin kita satu,
yakinkan aku milikmu,
aku milikmu

Jalinan cinta tulus suci,
terpadu terikat erat,

Jangan terpisah lagi,
waktu kan menguji,
cinta kita berdua

Coba dengarkanlah sumpahku, (janji suci)
dari hati, (dari lubuk hati)
aku cinta kamu (aku cinta kamu)

Jangan dengarkan kata mereka,
yang tak ingin kita satu,
yakinkan aku milikmu,
aku milikmu

 

Lagu Rindu

Bintang malam katakan padanya,
aku ingin melukis sinarmu, di ha-tinya
Embun pagi katakan padanya,
biar ku dekap erat, waktu dingin membelenggunya

Bintang malam sampaikan padanya,
aku ingin melukis sinarmu, di ha-tinya
Embun pagi katakan padanya,
biar ku dekap erat, waktu dingin membelenggunya

Tahukah engkau wahai la-ngit~
Aku ingin bertemu membelai wajahnya

‘Kan ku pasang hiasan, angkasa yang terindah,
hanya untuk dirinya

Lagu rindu ini ku ciptakan,
hanya untuk bidadari hati-ku tercinta
Walau hanya nada sederhana,
ijinkan ku ung-kap segenap rasa, dan kerinduan

 

Terima Kasih Cinta

Tersadar, didalam sepi ku,
setelah jauh melangkah.

Cahaya kasih mu, menuntun ku,
kembali dalam, dekap tangan mu.

Terima kasih cinta,
untuk segalanya,

kau berikan lagi,
kesempatan itu.
Tak akan terulang lagi,
semua…
kesalahan ku,
yang pernah menyakiti mu.

Tanpa mu, tiada berarti,
tak mampu lagi berdiri.

 

Karena ku sayang kamu

Seandainya, kau ada disini denganku,
mungkin ku tak sendiri
Bayanganmu, yang selalu menemaniku,
hiasi malam sepiku
Ku ingin bersama dirimu


Ku tak akan pernah, berpaling darimu
Walau kini, kau jauh dariku
kan s’lalu ku nanti, karena, ku sayang kamu

Hati ini, selalu memanggil namamu,
dengarlah melatiku
Ku berjanji, hanyalah untukmu cintaku,
takkan pernah ada yang lain


Adakah rindu dihatimu, seperti rindu yang ku rasa
Sanggupkah ku terus terlena, tanpamu di sisiku,
ku ‘
kan s’lalu menantimu

 

Peri kecilku, maafkan semua kesalahanku ya… Aku harap kamu tetap jadi peri kecil yang selalu mendampingiku… Selamanya…

Aku akan tetap pegang janjiku dan aku juga akan mencoba menepati semua janji yang pernah aku ucapkan…

Terbanglah peri kecilku… Terbanglah bersamanya… Seandainya kau ingin pulang,pintu itu masih terbuka buat kamu… Selamat jalan peri kecilku…

1 Komentar

  1. hhi, dedew mw nanya , sypa yang bikin blog niy siy? dalem bgt ky ny…
    tapi kita snasib qoq


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar